Ericsson Lakukan Demo 5G Pertama di India dengan Kecepatan Throughput 5,7Gbps & Latency Ultra-rendah
Berita terbaru tentang upaya Intel yang sedang berlangsung di bidang teknologi komunikasi 5G dan bagaimana Apple juga berencana untuk menggunakan chip Intel di smartphone 5G masa depan. Perusahaan lain yang memimpin penelitian di bidang ini adalah Qualcomm, Nokia, Ericsson, dll.
Di India, Ericsson telah bermitra dengan Bharti Airtel karena telah membawa teknologi 5G ke India. Sebagai hasil dari kemitraan ini, Ericsson akan bekerja sama dengan raksasa telekomunikasi India untuk membuat map line untuk evolusi teknologi ini dalam skenario India.
Kesepakatan ini tidak begitu mengejutkan karena Ericsson telah bermitra dengan Airtel untuk membantunya membangun infrastruktur 4G di negara ini. Perlu dicatat bahwa Airtel telah bermitra dengan Nokia untuk bekerja di wilayah yang sama.
Pada hari Jumat, Ericsson melakukan demo end-to-end 5G live pertama India dengan menggunakan 5G test bed dan 5G NR Radion, menurut Gadget NDTV .
Sesuai klaim, demo tersebut menghasilkan throughput 5,7Gbps dan latensi ultra-rendah 3 milidetik.
Menurut penilaian Ericsson, teknologi 5G akan memungkinkan pendapatan $ 28,3 miliar untuk telco India pada tahun 2026. “Peluang terbesar akan terlihat di sektor seperti manufaktur, energi dan utilitas diikuti oleh sektor keselamatan dan kesehatan publik,” menurut sebuah laporan dari Ericsson.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *