
Dalam CES 2018, Intel membuat dua pengumuman utama dan memamerkan teknologi futuristik; CEO Intel Brian Krzanich membuat pengumuman ini. Sementara satu chip untuk komputasi neuromorfis, yang kedua ialah komputasi kuantum.
Selama pengumuman tersebut, Intel meluncurkan kemajuan yang dibuat di bidang penelitian neuromorfis. Dulu, sudah pernah dibahas chip Loihi seperti brain-like . Sirkuitnya meniru operasi dasar otak dan bertujuan membuat machine learning menjadi lebih efisien. Dalam bahasa yang lebih sederhana, bisa dilihat sebagai simulasi otak dalam silikon.
“Ini telah menjadi upaya penelitian besar oleh Intel dan hari ini kami memiliki chip riset neuromorfik yang berfungsi penuh,” kata Krzanich.

Pada semester pertama 2018, Intel berencana untuk bermitra dengan universitas terkemuka dan organisasi penelitian dan menerapkan Loihi untuk masalah yang lebih kompleks.
Pengumuman kedua adalah mengenai Tangle Lake, yang merupakan chip uji kuantum superkonduktor 49 qubit (gambar di atas).
Langkah ini menunjukkan usaha Intel untuk mengikuti organisasi seperti Google, IBM, dan Microsoft, yang banyak berinvestasi dalam komputasi kuantum. Krzanich menyebutnya sebagai terobosan besar dan langkah selanjutnya untuk “supremasi kuantum.”
Saat ini, laboratorium berbasis Intel di Belanda sedang menguji dan mengerjakan sistem komputasi kuantum. Chip yang disebutkan di atas berukuran sekitar seperempat dan dirancang untuk skala sirkuit terpadu kuantum.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *