
Manusia melakukan segala yang mereka bisa untuk menambang koin kripto. Penambang koin dibangun pada bodysuits, mobil Tesla, aplikasi smartphone yang memberi Anda koin jika berjalan kaki , dll.
Kini, sebuah startup Prancis Qarnot menambahkan nama baru ke dalam daftar: pemanas kripto. Ya, Anda tidak salah dengar itu benar-benar Pemanas, yang disebut QC1, yang bisa menghangatkan ruangan sementara itu koin kripto ditambang. Dalam penambangan, QC1 memiliki dua GPU Sapphire Nitro + Radeon GPU RX 580 dengan masing-masing VRAM 8GB.
Pemanas ini menggunakan panas yang dikeluarkan dari GPU selama penambangan guna menghangatkan ruangan. Namun, ia juga memiliki elemen pemanas tradisional, karna dalam kasus ini, panas GPU belumlah cukup.
Secara default, QC1 diprogram menambang Ethereum. Hanya butuh sekitar 10 menit untuk menyiapkannya. Anda hanya perlu menyediakan koneksi ethernet dan mengkonfigurasi pemanas melalui aplikasinya.
Dengan menggunakan aplikasi ini, Anda dapat mengendalikan berbagai fungsi pemanas kripto, masukkan alamat dompet Ethereum Anda, dan lihatlah detail real-time kriptocurrency yang ditambang. Pemanas juga dapat dikontrol melalui aplikasi web dan antarmuka layar sentuh kapasitifnya.
Kira-kira, Anda bisa menambang sekitar $120 atau Rp.1,5juta (1$ = Rp.14rb) senilai Ethereum dalam satu bulan (miner 60 MH / s). Anda bisa menggunakan pemanas untuk menambang cryptocurrencies lainnya juga.
Salah satu masalah terbesar dari rig pertambangan kripto adalah pemanasan yang berpotensi mengurangi kinerja dari waktu ke waktu. Mengapa tidak menggunakan panas untuk mengalahkan suhu dingin selama musim dingin? QC1 telah melakukan hal itu.
Hal ini bisa menjadi utilitas besar bagi penambang koin yang ingin mengurangi beban listrik. Tapi di sisi lain, investasi besar dibutuhkan di depan. Qarnot saat ini menjual QC-1 seharga 2900€ ($3.572 = Rp.49jt).
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *