
Siapapun ingin mempercepat kinerja ataupun loading situs webnya, mungkin dengan cara menggunakan situs penguji kecepatan seperti YSlow, Pingdom ataupun GTmetrix. Saat menguji situs Anda, Anda menerima beberapa pesan yang salah satunya disarankan menggunakan conten statis yang tidak menyajikan cookies.
Hal ini bukan berarti lantas Anda langsung membeli domain baru untuk menyajikan konten gambar tersendiri, cukup anda menggunakan subdomain Anda untuk menyajikan gambar tersebut.
Mengapa menggunakan statis dari subdomain, Menggunakan konten statis seperti gambar dari sub-domain memiliki beberapa keuntungan.
- Browser hanya menyimpan cookie yang cukup kecil, hal ini cukup untuk mengurangi beban web anda.
- Browser modern hanya menyimpan sejumlah sumber daya dengan membuat sub-domain, Anda akan secara effectiv menggandakan jumlah sumber daya yang dapat disimpan sekaligus atau secara parallel. Jadi dengan argumentasi ini browser mengunjungi beberapa sumber seperti (Gambar, CSS, HTML, dll) dan konten tersebut harus menunggu untuk disimpan, dengan menggunakan sub domain sebagai penyimpan konten statis browser dapat menyimpan sumber daya sekaligus.
Cara mengatur agar WordPress dapat melayanin gambar dari subdomain sebagai berikut:
Sebelum melakukkan cara-cara dibawah pastikan gambar akan diupload ke folder apa, dengan subdomain apa disini saya contohkan sub-domain yang saya gunakan adalah assets.kopas.id dan file gambar akan diupload ke folder assets yang berada di path /public_html/assets . Nantinya URL gambar yang saya mau adalah https://blog.kopas.id/assets/2017/08/nama-gambar.jpg
1. Masuk ke Cpanel buat sub-domain, misal saya menggunakan domain utama kopas.id jadi contoh:
subdomain: assets.kopas.id path: /public_html/assets
2. Masih di Cpanel masuk ke File Manageer
Masuk ke folder /public_html Beri Permissions 755 pada folder assets agar folder bisa ditulis.
3. Pindahkan semua file-file gambar pada folder upload yang sebelumnya diupload di /public_html/wp-content/uploads/ ke folder subdomain yang baru dibuat /public_html/assets/
4. Masuk ke Admin WordPress cari plugin-plugin yang dibutuhkan seperti Upload Url and Path Enabler & Custom Upload Dir
5. Masuk ke menu Setting > Media
isikan sebagai berikut di bagian Uploading Files, jika sudah simpan:6. Masuk ke menu Setting > Custom Upload Dir
isikan sebagai berikut, jika sudah simpan:
* karna saya menginginkan strukur folder tahun bulan saya gunakan struktur /%year%/%monthnum% ,hal ini akan menentukan struktur folder yang kita inginkan untuk upload gambar.
7. Lakukkan pengetesan mengupload gambar dan jika sudah terupload lihat detailnya apakah URL sudah sesuai dengan link yang kita inginkan.
8. Lakukkan update link lama didalam artikel, yang mungkin di dalam artikel tersebut ada link gambar yang telah diupload. Untuk memastikannya lakukkan langkah berikut:
a. Masuk ke cpanel > phpmyadmin > pilih database wordpress > klik tab sql lalu copy script berikut (sesuaikan) :
Masukkan scrip berikut:
UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE (post_content,'https://blog.kopas.id/wp-content/uploads/','https://blog.kopas.id/assets/');
b. Lalu Klik Go
7. Redirect link lama untuk memberi tahu search enggine atau yang lainnya jika link lama sudah beralih ke link yang baru.
Caranya adalah sebagai berikut:
a. Masuk ke cpanel > file manager > setting > show hidden files > masuk ke /public_html cari .htaccess > edit
b. Tambah script berikut (sesuaikan):
RedirectMatch 301 ^/wp-content/uploads/(.*)$ https://blog.kopas.id/assets/$1
8. lakukkan test pada website ,Selesai
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
5 Comments
Bernard Agapa
Trims bro
EKO HENDRATNO - TEKNO KOPAS
sama sama, senang bisa membantu
farihkhoirulhuda
mas tutorial di 2021 / 2022 sudah tidak work ya? di bagian code sql nya nggak bisa di save
EKO HENDRATNO
mohon ganti yang berhuruf tebal
UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE (post_content,’https://blog.kopas.id/wp-content/uploads/’,’https://blog.kopas.id/assets/’);
farihkhoirulhuda
tetap sama mas masih error sudah saya ganti juga